Setiap bell jam kantor berbunyi, aq menoleh ke arah jam dinding di sudut ruangan kantorku… oh Tuhan… aq bosan… aq jenuh… tidak ada kesibukanku… lama sekali waktu berputar, aku selalu menunggu waktu jam 12.00 siang karena waktunya jam istirahat, setelah lewat dari jam 13.00 aku kembali melihat jam, oh Tuhan… lama sekali jarum jam ke angka 4… inilah yang aq hadapi setiap hari semenjak aku dibenci oleh manajer ku, waktu terasa begitu lambat… aku tidak punya kesibukan… aku tidak punya pekerjaan pokok, hanya membantu teman temanku saja… berbeda dengan aku yang sebelumnya yang menginginkan waktu dalam sehari lebih dari 24 jam, karena begitu banyaknya kesibukanku…
Aku tidak mengerti masalah apa yang aku hadapi… masalah pekerjaan atau masalah pribadi… begitu besar sakit hatinya padaku, ya mungkin ini semua salahku… aku melangkahi manajerku… dan dia sudah mengeluarkan surat peringatan padaku… aku terima surat peringatan itu demi untuk menebus kesalahanku dan aku berusaha untuk tidak berbuat kesalahan, aku juga berusaha untuk intropeksi diri…
Ya Tuhan… sampai kapan ini berakhir… aku pasrah dan terima takdirMu… begitu banyak teman teman yang sayang padaku… begitu banyak teman teman yang mendorongku… tapi tetap tidak merubah keadaan yang ada… aku tetap tidak mempunyai pekerjaan pokok… setiap hari pekerjaan ku hanya membantu pekerjaan teman teman saja, dan apabila aku sudah tidak ada pekerjaan lain aku menyibukkan diriku dengan menulis…
Aku mencoba tenang… aku mencoba sabar… aku mencoba tabah dan aku hadapi hari2 yang menyedihkan ini dengan ikhlas… tapi ketenanganku dan kesabaranku dianggap perlawanan… pada suatu hari terdengar kabar dari teman2 yang menyayangiku kalau aku akan diberhentikan… aku syok… aku down… darahku turun… wajahku pucat… Oh Tuhan… apakah ini takdirMu…
Aku cinta pekerjaanku ini… dan telah aku jalani selama 6 tahun 8 bulan… dimasa masa kejayaanku yang 6 tahun 6 bulan… dan masa masa kesedihanku 2 bulan… selamat tinggal pekerjaanku… aku tunggu surat pemberhentian itu… terima kasih Tuhan aku yakin ini kehendakMu… aku yakin ini takdirMu… aku yakin ini jalanMu… aku yakin ini yang terbaik yang Engkau berikan padaku…
Selamat tinggal pekerjaanku… Selamat tinggal teman2 baikku… selamat tinggal manajerku… terima kasih atas semua hal hal yang indah yang telah menemaniku
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapussabar yach...
BalasHapusmasih ada waktu kok...
Mudah2an akan datang kebahagiaan buat km...
amin
amin
amin
susahnya orang berlaku jujur..
BalasHapusaku cm bs bilang sabar.... sabar....
istighfarrr....
aku 13 tahun kerja semua bos ku nggak suka sama aku say,sama kejadiannya demi mengangkat famili2nya (ma'af agak extreme) aku selalu jadi korban...
sakit hati sih... tp alhamdullillah aku penganut prinsip cu+wek anjing menggonggong kita cepet2 lari hehe...
kakaaaaaaaak...Serahkan Sama Allah..
BalasHapus